Translate

Kamis, 27 September 2012

Community TB Care PD.'Aisyiyah Kab.Kendal

 PELATIHAN KADER TB KOMUNITAS

A.      Tujuan Pelatihan
Tujuan Umum :
Membentuk kader TB komunitas yang terampil dalam melaksanakan kegiatan penanggulangan TB di masyarakat”

Tujuan Khusus
1.    Peserta memahami tugas dan peran kader TB komunitas
2.    Peserta memahami informasi dasar TB
3.    Peserta mampu mengenali dan menemukan orang yang diduga TB
4.    Peserta terampil  berkomunikasi,  baik komunikasi  interpersonal  maupun kelompok
5.    Peserta mampu melaksanakan pemantauan pengobatan TB
6.    Peserta mampu melaksanakan pembinaan PMO  
7.    Peserta terampil dalam melaksanakan pencatatan dan pelaporan pasien TB

B.      Komponen Pelatihan
1.       Peserta :
Calon kader TB komunitas yang telah dipilih dan memiliki kriteria minimal sebagai berikut :
1) Sehat jasmani dan rohani
2) Mampu berkomunikasi dengan baik
3) Dikenal baik oleh masyarakat
4) Berusia 20 - 60 tahun
5) Mampu membaca dan menulis (disarankan minimum  SLTP/SMP/MIN)
6) Bersedia menjadi Kader TB Komunitas dibuktikan dengan surat kesediaan sebagai Kader TB Komunitas

Peserta pelatihan dipilih melalui proses pertemuan antara pelaksana program/SSR atau Implementing unit, Organisasi (‘Aisyiyah dan LSM SR TB), Pihak kesehatan/Puskemas, Pimpinan daerah/Lurah atau Kepala Desa. Pemilihan peserta dengan cara ini bertujuan agar diperoleh kader TB Komunitas yang benar-benar mampu melaksanakan tugas penanggulangan TB di Komunitas.

2.       Pelatih/Fasilitator
1)      Seseorang yang pernah mengikuti TOT  pelatihan kader TB komunitas atau pernah dilatih DOTS (bersertifikat) atau mengikuti TOT DOTS (Staf SSR/Implementing Unit)
2)      Memiliki kemampuan melatih
3)      Sehat jasmani dan rohani
4)      Mampu berkomunikasi dengan baik

3.       Narasumber
a)      Narasumber teknis : seseorang yang memiliki pengetahuan spesialistik tentang TB (dari kesehatan àPuskesmas/Wasor DinKes)
b)      Narasumber Non-Teknis / organisatoris : Seseorang yang memiliki kemampuan spesifik sesuai dengan permintaan organisasi (‘Aisyiyah atau LSM SR TB)

4.       Penyelenggara Pelatihan
Penyelenggara pelatihan adalah lembaga yang kompeten menyelenggarakan pelatihan atau yang telah memenuhi syarat menyelenggarakan pelatihan. Contoh : SR / SSR Community TB Care, Implementing Unit Community TB Care, atau Lembaga yang diizinkan menyelenggarakan pelatihan.

5.       Materi Pelatihan
1)   Modul Pelatihan Kader TB Komunitas
2)   Panduan Pelaksanaan Pelatihan
3)   CD pendamping (tentang peran organisasi dalam pelaksanaan program TB, dll) untuk pelatihan
4)   Materi Presentasi (Powerpoint)
5)   Materi KIE TB Komunitas (Lembar Balik, Poster, Leaflet, Pedoman PMO, Kartu Games  dll) 
6)   Buku catatan kader (organizer kader)
7)   Format Pencatatan & Pelaporan  (Form A,B, C, D)

Penggunaan materi pelatihan tidak semua digunakan secara bersamaan, adapun beberapa materi dapat digunakan secara bergantian sesuai dengan situasi, misalkan adanya fasilitas laptop, listrik ataupun kemampuan fasilitator.

6.       Panduan Pasca Pelatihan
Merupakan panduan  pembinaan dan praktek pasca pelatihan sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan pasca pelatihan yang diawasi langsung oleh fasilitator.

7.       Desain Pelatihan
Pelatihan kader TB Komunitas berlangsung selama 18 JPL (jam pelajaran) x 2 tahap pelatihan. Tahap pelatihan dalam kerangka pelatihan ini terdiri dari Pelatihan Tahap I yang berfokus pada penemuan kasus (case finding) dan Tahap II yang berfokus pada penanganan kasus TB (case holding). Satu paket pelatihan ini dilaksanakan dalam rentang  waktu  5 minggu (± 1 bulan). Dalam setiap tahap pelatihan terdiri dari :

1.       Pelatihan di dalam kelas/pengkayaan teori (T)
Merupakan kegiatan pembelajaran di dalam kelas yaitu penyampaian materi pembelajaran oleh fasilitator dan atau narasumber.
2.       Praktek di dalam Kelas (PK)
Merupakan kegiatan praktek di dalam kelas dengan bentuk simulasi, diskusi, bermain peran, curah pendapat atau permainan yang didampingi oleh fasilitator.
3.       Praktek Lapangan (PL)                          
Merupakan kegiatan praktek lapangan pasca pelatihan di dalam kelas. Dalam pelaksanaan praktek lapangan boleh didampingi oleh fasilitator. Lokasi praktek lapangan adalah di kecamatan/lokasi terdekat dengan kediaman dan atau  tempat tugas kader.
Waktu pelatihan disesuaikan dengan struktur pelatihan dan jam pelajaran (jpl) yang telah disusun. 1 jpl sama dengan 45 menit.


b.      Praktek Lapangan  (PL)
Sesi
Materi
Waktu
(jpl)
A
Materi Dasar


1.       Peran masyarakat dalam penanggulangan TB dengan DOTS
0
Sub Total
0
B
Materi Inti


1.     Tugas Kader TB Komunitas
0

2.     Informasi dasar TB
7

3.     Mengenali & menemukan orang yang diduga TB
6

4.     Komunikasi Efektif
10

5.     Pencatatan dan pelaporan suspek TB
6
Sub Total
29
C
Materi Penunjang


1.     Bina Suasana
0

2.     Rencana tindak lanjut
0
Sub Total
0
TOTAL
29





Kamis, 12 April 2012

Aisyiyah berbakti Sosial KB untuk masyarakat Kendal





Latar Belakang :

Penduduk Indonesia menurut sensus penduduk pada tahun 2000 dibandingkan dengan tahun 2010 pertambahannya sekitar 32-33 juta orang. Pada tahun 2020 diperkirakan jumlah penduduk mencapai hamper 270 juta jiwa. Apa yang kita hadapi dengan bertambahnya jumlah penduduk tersebut adalah bagaimana upaya kita memenuhi kebutuhan dasar manusia. Tentu bukan persoalan makan saja, tetapi juga perumahan. Dengan demikian, maka pertambahan penduduk menjadi suatu hal yang memprihatinkan karena menjadi beban untuk membangun ekonomi dan kesejahteraan berdasarkan temuan penelitian ‘Aisyiyah dengan LPPSP (Lembaga Pengkajian Dan Pengembangan Sumber Daya Pembangunan) pada bulan Januari-April 2011 ditemukan bahwa angka kelahiran di Kendal cukup tinggi. Oleh karena itu, upaya pengendalian kelahiran/penduduk ini perlu dilakukan dan ditingkatkan. Maka ‘Aisyiyah memberikan dukungan sepenuhnya untuk program pengendalian kependudukan dan mengadakan bakti sosial KB pelayanan gratis pemasangan alat kontrasepsi untuk masyarakat luas di Kendal dalam rangka menyongsong hari jadi Kendal ke-407 dan bulan bakti sosial KB dimeriahkan bazar dengan tema “Dengan Bakti Sosial KB ‘Aisyiyah Mendorong Masyarakat Untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan yang Bermartabat”.

Dasar kegiatan Bakti Sosial ini adalah:

1. Hasil rapat koordinasi Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Tengah dengan Kepala BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Kesehatan provinsi Jawa Tengah, Kepala BP3AKB Jawa Tengah di Pati pada tanggal 19 Feburari 2012 dilanjutkan rapat koordinasi serupa di Magelang tanggal 25 Febuari 2012.

2. Surat Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Provinsi Jawa Tengah Majelis Kesehatan No: 040/PWA/E/II/2012 tertanggal 02 Robiul Akhir 1433H, 25 Febuari 2012 tentang kegiatan Bakti Sosial Pelayanan KB ‘Aisyiyah.

3. Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah, dengan Kepala BPPKB Kabupaten Kendal ,Kepala Bidang KB, Kepala DKK Kab. Kendal, dan Ka. UPTB 1-5 Kab. Kendal.

Tujuan Bakti Sosial Pelayanan KB adalah:

1. Mendukung dan membantu program pemerintah dibidang pengendalian jumlah penduduk.

2. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan perilaku hidup sehat berwawasan kependudukan yang sesuai dengan hakikat dan martabat manusia dan agama islam.

Kepanitiaan

1. Penanggung Jawab : Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kab.Kendal

Koordinator Majelis Kesehatan PDA Kab.Kendal

2. Ketua : Hj. Sri Sugiarti,BA

3. Sekretaris : Dra. Hj. Siti Juwersih

4. Bendahara : Hj.Luluk Choridah,S.PdI

5. Sie.Perlengkapan : Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Kangkung

RSI Muhammadiyah Kendal

6. Sie.Bazar :

a. Hj. Ulfah,S.PdI

b. Hj. Rodhiyah

7. Sie.Acara :

a. Dian Rahmawati, S.PdI

b. Endang Nuraini,S.Pd

8. Sie.Konsumsi : Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Kangkung

9. Sie.Dokumentasi & Dekorasi : Dra.Hj..Herutami

Kegiatan pelayanan KB dilaksanakan :

Hari/Tanggal

:

Kamis, 5 April 2012

Pukul

:

08.00 s/d.Selesai.

Tempat

:

RB/BP ‘Aisyiyah Truko /RSI 2 Muhammadiyah Kendal



Jl.Raya Tlahab Kendal,Telp (0294)387667




Kegiatan dihadiri Kepala BPPKB Kabupaten Kendal , BKKBN Provinsi JawaTengah dengan tim,DKKabupaten Kendal, Ketua Majlis Kesehatan PWA Jateng ,Direktur RSI Muhammadiyah Kendal dan dinas terkait lain.

Acara pelayanan KB dimeriahkan dengan Bazar yang diikuti seluruh Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Kabupaten Kendal,SD IT Muhammadiyah Truko ,Nasiatul Aisyiyah dan GOW Kabupaten Kendal.

Kepala BPPKB Kabupaten Kendal Hj.Asrifah,S.Kep dan tim BKKBN Prov.Jateng meninjau langsung pelaksanaan pelayanan KB yang berlangsung pukul 08 sampai 12.00 di ruang bersalin untuk pelayanan pemasangan IUD dan di ruang rawat inap untuk pelayanan pemasangan Implan.Sejumlah 55 akseptor dari wilayah kecamatan weleri,kangkung,gemuh dan wilayah sekitar. 13 orang dengan alat kontrasepsi IUD dan 42 orang dengan alat kontrasepsi implant.Pelayanan bakti sosial KB ini tersebar diseluruh wilayah kecamatan sesuai dengan jam pelayanan puskesmas. Hal ini sesuai dengan surat edaran dari BPPKB Kabupaten Kendal ditujukan untuk semua wilayah ditingkat kecamatan Kabupaten Kendal untuk dapat mendukung kegiatan pelayanan KB ini.

Acara / Jadwal

1. Jam 08.00 – Selesai : Mulai diadakan pelayanan KB (bagi para Akseptor)

2. Jam 08.00 – 10.00 : Upacara Pembukaan

a. Pembukaan

b. Pembacaan ayat suci Al Qur’an

c. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya

Mars ‘Aisyiyah

d. Laporan Penyelenggara

e. Sambutan-sambutan

· Ketua Majlis Kesehatan PWA Jawa Tengah

· Bupati Kendal,sekaligus membuka kegiatan Pelayanan KB dan Bazar Aisyiyah

f. Dialog dengan warga Aisyiyah dan masyarakat Kendal dengan nara sumber:

1. Kepala BPPKB Kabupaten Kendal : Hj.Asrifah,S.Kep

2. BKKBN Provinsi Jawa Tengah

3. Majlis Kesehatan PWA Jateng : Sri Rejeki,S.Kep.M.Kep,Sp.Mat

g. Peresmian bazar dan pelayanan KB (pengguntingan pita/ melati)