Menghadapi masa menopause dengan positif (Booklet Aisyiyah Kesehatan Reproduksi Menuju Keluarga Sakinah) Berpikir positip.Cara ini akan memberi pengaruh positif terhadap gangguan pada kelenjar .
Perempuan dapat mengkompensasikan hambatan fisik dan psikis dengan aktivitas yang mencerdaskan dan mencerahkan.Mampu mengendalikan diri dan mampu mengatasi gangguan psikosomatis dengan cara menyalurkan dalam kegiatan bersifat intelegen,produktif,kreatif dan religius
Berolahraga ringan :Banyak jenis olahraga ringan yang dapat dilakukan oleh wulan(wanita usia lanjut)
Lakukan jalan kaki rutin,memperbanyak sholat sunat dengan gerakan yang tumakninah,membersihkan rumah dan halaman yang tidak terlalu berat.
Melatih Ingatan: Kegiatan rutin yang dapat mengasah ingatan sangat penting dilakukan secara ritun,misal aktif membaca,tadarus alQur'an secara rutin,aktif membantu cucu membuat PR
Bergabung dengan kelompok kegiatan atau aktifitas Wulan :misalnya mengikuti kajian-kajian keagamaan, aktifitas sosial
Asupan makanan SEHAT :memperbanyak makan sayuran.buah dan susu untuk memperlancar fungsi pencernaan dan kesehatan tulang.
Aktif secara seksual:Lakukan aktivitas seksual secara wajar sebab aktivitas itu masih bisa berjalan normal,tidak ada yang tabu asal sesuai dengan etika dan moral.Lakukan perawatan khusus organ reproduksi dan konsultasikan kepada dokter jika menggunakan pelembab dll
OK.semoga bermanfaat bagi kaum perempuan yang usia sudah tidak muda lagi....
“Membentuk kader TB komunitas yang terampil dalam melaksanakan
kegiatan penanggulangan TB di masyarakat”
Tujuan Khusus
1.Peserta memahami tugas dan
peran kader TB komunitas
2.Peserta memahami informasi
dasar TB
3.Peserta mampu mengenali
dan menemukan orang yang diduga TB
4.Peserta terampil berkomunikasi,baik komunikasiinterpersonalmaupun kelompok
5.Peserta mampu melaksanakan
pemantauan pengobatan TB
6.Peserta mampu melaksanakan
pembinaan PMO
7.Peserta terampil dalam
melaksanakan pencatatan dan pelaporan pasien TB
B.Komponen Pelatihan
1.Peserta :
Calon
kader TB komunitas yang telah dipilih dan memiliki kriteria minimal sebagai
berikut :
1)Sehat jasmani dan rohani
2)Mampu berkomunikasi dengan baik
3)Dikenal baik oleh masyarakat
4)Berusia 20 - 60 tahun
5)Mampu membaca dan menulis (disarankan minimumSLTP/SMP/MIN)
6)Bersedia menjadi Kader TB Komunitas dibuktikan dengan surat
kesediaan sebagai Kader TB Komunitas
Peserta pelatihan
dipilih melalui proses pertemuan antara pelaksana program/SSR atau Implementing
unit, Organisasi (‘Aisyiyah dan LSM SR TB), Pihak kesehatan/Puskemas, Pimpinan
daerah/Lurah atau Kepala Desa. Pemilihan peserta dengan cara ini bertujuan agar
diperoleh kader TB Komunitas yang benar-benar mampu melaksanakan tugas
penanggulangan TB di Komunitas.
2.Pelatih/Fasilitator
1)Seseorang yang pernah mengikuti TOT pelatihan kader TB komunitas atau pernah
dilatih DOTS (bersertifikat) atau mengikuti TOT DOTS (Staf SSR/Implementing
Unit)
2)Memiliki kemampuan melatih
3)Sehat jasmani dan rohani
4)Mampu berkomunikasi dengan baik
3.Narasumber
a)Narasumber teknis : seseorang
yang memiliki pengetahuan spesialistik tentang TB (dari kesehatan à Puskesmas/Wasor DinKes)
b)Narasumber Non-Teknis /
organisatoris : Seseorang yang memiliki kemampuan spesifik sesuai dengan
permintaan organisasi (‘Aisyiyah atau LSM SR TB)
4.Penyelenggara Pelatihan
Penyelenggara pelatihan
adalah lembaga yang kompeten menyelenggarakan pelatihan atau yang telah
memenuhi syarat menyelenggarakan pelatihan. Contoh : SR / SSR Community TB
Care, Implementing Unit Community TB Care, atau Lembaga yang diizinkan
menyelenggarakan pelatihan.
5.Materi Pelatihan
1)Modul Pelatihan Kader TB Komunitas
2)Panduan Pelaksanaan Pelatihan
3)CD pendamping (tentang peran organisasi dalam pelaksanaan program
TB, dll) untuk pelatihan
4)Materi Presentasi (Powerpoint)
5)Materi KIE TB Komunitas (Lembar Balik, Poster, Leaflet, Pedoman PMO,
Kartu Gamesdll)
6)Buku catatan kader (organizer kader)
7)Format Pencatatan & Pelaporan(Form A,B, C, D)
Penggunaan materi
pelatihan tidak semua digunakan secara bersamaan, adapun beberapa materi dapat
digunakan secara bergantian sesuai dengan situasi, misalkan adanya fasilitas
laptop, listrik ataupun kemampuan fasilitator.
6.Panduan Pasca Pelatihan
Merupakan panduanpembinaan
dan praktek pasca pelatihan sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan pasca pelatihan yang diawasi langsung
oleh fasilitator.
7.Desain Pelatihan
Pelatihan kader TB Komunitas berlangsung selama 18 JPL (jam
pelajaran) x 2 tahap pelatihan. Tahap pelatihan dalam kerangka pelatihan ini
terdiri dari Pelatihan Tahap I yang berfokus pada penemuan kasus (case finding)
dan Tahap II yang berfokus pada penanganan kasus TB (case holding). Satu paket
pelatihan ini dilaksanakan dalam rentangwaktu5 minggu (± 1 bulan). Dalam
setiap tahap pelatihan terdiri dari :
1.Pelatihan di dalam kelas/pengkayaan teori (T)
Merupakan kegiatan
pembelajaran di dalam kelas yaitu penyampaian materi pembelajaran oleh
fasilitator dan atau narasumber.
2.Praktek di dalam Kelas (PK)
Merupakan kegiatan
praktek di dalam kelas dengan bentuk simulasi, diskusi, bermain peran, curah
pendapat atau permainan yang didampingi oleh fasilitator.
3.Praktek Lapangan (PL)
Merupakan kegiatan praktek
lapangan pasca pelatihan di dalam kelas. Dalam pelaksanaan praktek lapangan
boleh didampingi oleh fasilitator. Lokasi praktek lapangan adalah di
kecamatan/lokasi terdekat dengan kediaman dan atau tempat tugas kader.
Waktu pelatihan disesuaikan dengan struktur pelatihan dan jam pelajaran
(jpl) yang telah disusun. 1 jpl sama dengan 45 menit.
b.Praktek Lapangan (PL)
Sesi
Materi
Waktu
(jpl)
A
Materi Dasar
1.Peran masyarakat dalam penanggulangan TB dengan DOTS
Penduduk Indonesia menurut sensus penduduk pada tahun 2000 dibandingkan dengan tahun 2010 pertambahannya sekitar 32-33 juta orang. Pada tahun 2020 diperkirakan jumlah penduduk mencapai hamper 270 juta jiwa. Apa yang kita hadapi dengan bertambahnya jumlah penduduk tersebut adalah bagaimana upaya kita memenuhi kebutuhan dasar manusia. Tentu bukan persoalan makan saja, tetapi juga perumahan. Dengan demikian, maka pertambahan penduduk menjadi suatu hal yang memprihatinkan karena menjadi beban untuk membangun ekonomi dan kesejahteraan berdasarkan temuan penelitian ‘Aisyiyah dengan LPPSP (Lembaga Pengkajian Dan Pengembangan Sumber Daya Pembangunan) pada bulan Januari-April 2011 ditemukan bahwa angka kelahiran di Kendal cukup tinggi. Oleh karena itu, upaya pengendalian kelahiran/penduduk ini perlu dilakukan dan ditingkatkan. Maka ‘Aisyiyah memberikan dukungan sepenuhnya untuk program pengendalian kependudukan dan mengadakan bakti sosial KB pelayanan gratis pemasangan alat kontrasepsi untuk masyarakat luas di Kendal dalam rangka menyongsong hari jadi Kendal ke-407 dan bulan bakti sosial KB dimeriahkan bazar dengan tema “Dengan Bakti Sosial KB ‘Aisyiyah Mendorong Masyarakat Untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan yang Bermartabat”.
Dasar kegiatan Bakti Sosial ini adalah:
1.Hasil rapat koordinasi Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Tengah dengan Kepala BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Kesehatan provinsi Jawa Tengah, Kepala BP3AKB Jawa Tengah di Pati pada tanggal 19 Feburari 2012 dilanjutkan rapat koordinasi serupa di Magelang tanggal 25 Febuari 2012.
2.Surat Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Provinsi Jawa Tengah Majelis Kesehatan No: 040/PWA/E/II/2012 tertanggal 02 Robiul Akhir 1433H, 25 Febuari 2012 tentang kegiatan Bakti Sosial Pelayanan KB ‘Aisyiyah.
3.Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah, dengan Kepala BPPKB Kabupaten Kendal ,Kepala BidangKB, Kepala DKK Kab. Kendal, dan Ka. UPTB 1-5 Kab. Kendal.
Tujuan Bakti Sosial Pelayanan KB adalah:
1.Mendukung dan membantu program pemerintah dibidang pengendalian jumlah penduduk.
2.Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan perilaku hidup sehat berwawasan kependudukan yang sesuai dengan hakikat dan martabat manusia dan agama islam.
Kepanitiaan
1.Penanggung Jawab: Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kab.Kendal
Koordinator Majelis Kesehatan PDA Kab.Kendal
2.Ketua: Hj. Sri Sugiarti,BA
3.Sekretaris: Dra. Hj. Siti Juwersih
4.Bendahara: Hj.LulukChoridah,S.PdI
5.Sie.Perlengkapan: Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Kangkung
RSI Muhammadiyah Kendal
6.Sie.Bazar:
a.Hj. Ulfah,S.PdI
b.Hj. Rodhiyah
7.Sie.Acara:
a.Dian Rahmawati, S.PdI
b.Endang Nuraini,S.Pd
8.Sie.Konsumsi: Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Kangkung
9.Sie.Dokumentasi & Dekorasi:Dra.Hj..Herutami
Kegiatan pelayanan KB dilaksanakan :
Hari/Tanggal
:
Kamis, 5 April 2012
Pukul
:
08.00 s/d.Selesai.
Tempat
:
RB/BP ‘Aisyiyah Truko /RSI 2 Muhammadiyah Kendal
Jl.Raya Tlahab Kendal,Telp (0294)387667
Kegiatan dihadiri Kepala BPPKB Kabupaten Kendal , BKKBN Provinsi JawaTengah dengan tim,DKKabupaten Kendal, Ketua Majlis Kesehatan PWA Jateng ,Direktur RSI Muhammadiyah Kendal dan dinas terkait lain.
Acarapelayanan KB dimeriahkan dengan Bazar yang diikuti seluruh Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Kabupaten Kendal,SD IT Muhammadiyah Truko ,Nasiatul Aisyiyah dan GOW Kabupaten Kendal.
Kepala BPPKB Kabupaten Kendal Hj.Asrifah,S.Kep dan timBKKBN Prov.Jateng meninjau langsung pelaksanaan pelayanan KB yang berlangsung pukul 08 sampai 12.00 di ruang bersalin untuk pelayanan pemasangan IUD dan di ruang rawat inap untuk pelayanan pemasangan Implan.Sejumlah 55 akseptor dari wilayah kecamatan weleri,kangkung,gemuh dan wilayah sekitar. 13 orang dengan alat kontrasepsi IUD dan 42 orang dengan alat kontrasepsi implant.Pelayanan bakti sosial KBini tersebar diseluruh wilayah kecamatan sesuai dengan jam pelayanan puskesmas. Hal ini sesuai dengan surat edaran dari BPPKB Kabupaten Kendal ditujukan untuk semua wilayah ditingkat kecamatan Kabupaten Kendal untuk dapat mendukung kegiatan pelayanan KB ini.
Acara / Jadwal
1.Jam 08.00 – Selesai: Mulai diadakan pelayanan KB (bagi para Akseptor)
2.Jam 08.00 – 10.00: Upacara Pembukaan
a.Pembukaan
b.Pembacaan ayat suci Al Qur’an
c.Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
Mars ‘Aisyiyah
d.Laporan Penyelenggara
e.Sambutan-sambutan
·Ketua Majlis Kesehatan PWA Jawa Tengah
·Bupati Kendal,sekaligus membuka kegiatan Pelayanan KB dan Bazar Aisyiyah
f.Dialog dengan warga Aisyiyah dan masyarakat Kendal dengan nara sumber:
1.Kepala BPPKB Kabupaten Kendal : Hj.Asrifah,S.Kep
2.BKKBN Provinsi Jawa Tengah
3.Majlis Kesehatan PWA Jateng : Sri Rejeki,S.Kep.M.Kep,Sp.Mat
g.Peresmian bazar dan pelayanan KB (pengguntingan pita/ melati)